Andai hubungan itu gak selesai, harusnya besok
hubungan itu genap 22 bulan. Sayangnya
hubungan itu sudah berakhir bahkan ketika aku sedang merasa nyaman.
Aku menatap jauh ke arah lapangan basket.
Pria itu ada disana. Ya, pria yang sampai saat ini aku cinta.
Sekali lagi, sayangnya hubungan itu sudah usai……
Tak terasa sudah berlalu begitu saja, dan entahlah
kenapa aku masih menaruh rasa pada pria bermata sipit itu. Padahal aku sudah teramat sering disakiti olehnya. Entahlah... Semua hubungan itu
berlangsung dan berakhir begitu saja.
Hubunganku dan Jafar berakhir tanpa masalah. Kami
memutuskan hubungan itu karena memang sudah merasa tak cocok satu sama lain, tapi lebih tepatnya
dia yang memutuskan hubungan. Dimasa-masa genting
itu aku sempat mencoba untuk bertahan karena kukira
masih bisa memperbaiki semuanya, namun berbeda dengan Jafar yang sepertinya sudah tak mampu
mempertahankan hubungan kami. Ya sudahlah, akhirnya hubungan itu usai.
Untuk apa aku mempertahankan hubungan itu jika dia
pun sudah tak ingin mempertahankannya?
Sebenarnya aku sangat tak menginginkan perpisahan
itu. Jujur, saat itu aku sedang mulai sungguh-sungguh
mencintainya. Saat ia mengucapkan kalimat ‘putus’,
aku hancur. Namun aku mencoba untuk baik-baik saja
dan menerima semuanya dengan berat hati namun
akan kuhadapi.
Aku bukan gadis lemah…. Setidaknya aku cukup kuat
untuk tak menangis dihadapan orang yang aku sayangi.
Aku tak ingin dianggap lemah oleh siapapun.
tapi... akhirnya aku menyesal.
aku benci!! tiap saat harus menahan rasa rindu ini. aku rinduuuuuu. sungguh! tapi siapa lah aku ini.
hey, I just wanna say.. I love you and I really miss youuuuuuu
Kamis, 05 Juni 2014
Hi... I Just Wanna Say This!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar